top of page

BERTUMBUHLAH!



Ibrani 5:12 “Sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari penyataan Allah”

Saat anak-anak masih bayi, istri saya dan saya memberi mereka susu. Ketika mereka bertambah besar, kami memberi mereka makanan lunak.

Mereka tampak sehat dan gembira seperti gambar bayi-bayi gemuk yang ada pada kaleng-kaleng makanan bayi.

Kini anak-anak kami telah dewasa. Bila mereka datang, istri saya menyajikan steik dan kentang. Ya, mereka sudah dewasa.

Susu dan makanan bayi memang baik untuk bayi-bayi. Tetapi setelah mereka dewasa, mereka harus memakan makanan yang keras. Hal yang sama juga berlaku bagi pertumbuhan rohani.

Kedewasaan rohani seorang Kristen juga dapat digambarkan seperti menjadi seorang pianis konser.

Memang Anda sudah dapat disebut seorang pianis sejak Anda memainkan lagu sederhana Anda yang pertama. Namun diperlukan latihan bertahun-tahun untuk dapat bermain piano dengan baik.

Anda tak akan pernah menjadi seorang pianis konser bila gubahan-gubahan musik yang mudah saja belum mampu Anda mainkan dengan mahir.

Penulis kitab Ibrani merasa prihatin melihat lambatnya pertumbuhan rohani dari para pembacanya. Ia menulis, "Kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar."

Kemudian ia mengamati, "kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras".

Ia mendorong mereka untuk "beralih kepada perkembangannya yang penuh" dalam iman mereka.

Orang-orang Kristen harus terus bertumbuh menuju kedewasaan rohani. Kita harus "makan" banyak Firman Allah dan mempraktekkan setiap hal yang telah kita pelajari. Itulah satu-satunya cara untuk bertumbuh.

”Kelahiran baru hanya membutuhkan waktu sesaat, kedewasaan rohani membutuhkan waktu seumur hidup”

Comments


bottom of page