top of page

DOA YANG MEMENANGKAN JIWA



Kis. Pr. Rasul 3:6 ‘’Tetapi Petrus berkata, “Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Dalam nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, bangkit dan berjalanlah!”


Sebuah gereja perintisan mengawali perjalanan rohaninya dari dua orang penduduk setempat yang terbilang sederhana.


Selain dimuridkan, mereka didorong untuk bersaksi dan berani mendoakan orang yang membutuhkan pertolongan Tuhan.


Lambat laun, beberapa orang penduduk setempat mulai membuka hati setelah didoakan dan pertolongan Tuhan datang. Nah, dari situlah pertumbuhan rohani dan kuantitas gereja ini dimulai, hingga kini berkembang dan menjadi berkat bagi daerah sekitarnya.


Dalam upaya menginjil dan memenangkan jiwa, doa menjadi salah satu kunci utama yang sebaiknya tidak diabaikan.


Doa dapat menarik kuasa Tuhan bekerja dalam kehidupan manusia dan selagi Ia berkehendak, tak ada yang dapat mencegah hal-hal ajaib terjadi.


Seperti hari itu ketika Petrus dan Yohanes hendak sembahyang di Bait Allah, mereka diadang oleh seorang lumpuh yang mengharapkan sedekah.


Namun, hari itu si lumpuh mengalami perkara ajaib yang mengubahkan hidupnya. Lewat doa yang dinaikkan dengan penuh iman, dalam nama Yesus Kristus, terjadilah keajaiban dan si lumpuh itu pun berjalan, melompat-lompat, dan memuji Allah.


Sampai hari ini kita mungkin rindu memenangkan jiwa bagi Kristus, tetapi ada banyak kesulitan dan penghalang.


Suatu kondisi yang seharusnya justru membawa kita semakin sungguh-sungguh berdoa supaya kuasa Tuhan dinyatakan.


Mintalah juga petunjuk firman-Nya, supaya kita dapat mengerjakan sesuatu sebagai tindakan iman setelah kita berdoa. Niscaya perkara ajaib akan terjadi dan nama Tuhan dimuliakan.


’’Doa yang dirasakan dengan Iman dapat menarik kuasa Allah turun dan menerobos segala penghalang”

コメント


bottom of page