top of page

MAGER



Efesus 5:17. Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan.


Arti mager atau malas gerak (istilah yang digunakan oleh anak-anak gaul) sebenarnya digunakan untuk menggambarkan ketika tidak bersemangat melakukan aktivitas. Sehingga malas untuk bergerak atau pindah posisi dari zona nyaman. Selain itu, arti kata mager juga bisa disebut sebagai bentuk penolakan dari ajakan seseorang.


Dalam Kitab Efesus 5:1-20 Rasul Paulus menasihatkan anggota jemaat di Efesus, yang dahulu kafir, tetapi yang sekarang telah menjadi “orang-orang kudus” dan “orang-orang percaya” – supaya mereka menjadi “penurut-penurut Allah”. Dan hal itu harus mereka lakukan seperti anak-anak yang kekasih.


Kemudian di ayat-ayat berikutnya (15-20), Paulus mulai menasehati jemaat-jemaat untuk menaati dan mengerti kehendak Allah. Sebagai anggota jemaat dalam Kristus – adalah terang. Sebagai terang mereka pun dipanggil untuk hidup secara demikian.


Paulus menasehati agar orang-orang yang sudah lahir baru, yang adalah anggota tubuh Kristus, tidak boleh hidup seperti orang bebal (= asophos – tidak berakal, tidak berbudi, tidak bijaksana, bodoh), tetapi harus hidup seperti orang arif (= sophos), orang berhikmat.

Nasehat Paulus dilanjutkan di ayat 16, pergunakanlah waktu yang ada. Artinya, di tengah-tengah kuasa-kuasa si jahat, harus menggunakan waktu yang ada dengan bijaksana, jangan malas. Gunakan waktu yang ada sebagai suatu anugerah, waktu harapan.

Jika kita memperhatikan dengan seksama hidup kita, kita akan melihat petunjuk dan tanda-tanda yang Tuhan berikan, maka kehidupan kita akan semakin terang melihat apa yang Tuhan kehendaki.


Doa: “Roh Kudus, beri kami hikmat agar kami mengerti apa kehendak-Mu dan kemampuan untuk melakukannya. Amin.”


Comments


bottom of page