top of page

PEMULIHAN YANG MENGUBAHKAN



Kis. Pr. Rasul 1:15 “Pada suatu hari berdirilah Petrus di tengah-tengah saudara-saudara yang sedang berkumpul itu, kira-kira seratus dua puluh orang banyaknya, lalu berkata,”

Petrus memiliki karakter seorang pemimpin. Tidak jarang ia mempunyai inisiatif untuk bertanya atau mewakili murid-murid yang lain untuk menjawab pertanyaan Yesus.

Petrus juga termasuk salah satu dari tiga murid yang sangat dekat dengan Yesus. Tetapi penyangkalannya terhadap Yesus membuatnya begitu terpukul, sehingga membuatnya merasa tidak layak lagi ada di antara murid yang lain. Ia bagaikan calon pemimpin yang layu sebelum berkembang.

Penerimaan dan panggilan Yesus, setelah Dia bangkit, untuk mengikuti-Nya telah memulihkan Petrus.

Ketika murid-murid sedang menantikan kedatangan Roh Kudus, Petrus yang telah dipulihkan berdiri dan memimpin saudara-saudara yang lain dalam memilih pengganti Yudas Iskariot yang telah mengkhianati Yesus dan mati.

Seorang pengganti yang senantiasa berkumpul dengan murid-murid selama Tuhan Yesus bersama-sama mereka, sehingga ia dapat menjadi saksi tentang kebangkitan-Nya.

Maka terpilihlah Matias sebagai pengganti Yudas. Pemulihan-Nya dan kuasa Roh Kuduslah yang akhirnya membawa Petrus sebagai salah satu sokoguru jemaat yang setia dalam mengikuti-Nya sampai akhir.

Tidak jarang ketika kita melakukan suatu kesalahan, kita merasa tidak layak untuk mendapatkan suatu tugas atau kepercayaan dari Tuhan, dan kita cenderung hanya mengasihani diri. Padahal kasih dan anugerah-Nya yang besar mengampuni dan memulihkan ketika kita datang memohon pengampunan-Nya.

Mari kita bergerak maju dalam melayani-Nya apa pun panggilan kita, dan tidak tersandera oleh berbagai kesalahan kita di masa lalu. Dia telah memulihkan kita.

”Kasih dan anugerahNya tidak pernah habis untuk memulihkan”

Comments


bottom of page