top of page

PIKIRAN YANG BAIK



Amsal 12:25 ‘’Kekuatiran dalam hati membungkukkan orang, tetapi perkataan yang baik menggembirakan dia.’’


Saat kita khawatir dan mengeluh tentang apa yang tidak kita punya, apa kata orang tentang kita, masalah tertentu yang makin rumit, kita stres dan takut. Saya pernah mengalami itu. Saya khawatir kehilangan pekerjaan karena penjualan sepi, saya takut tidak bisa membayar cicilan rumah, saya takut terkena Covid-19.


Inilah gambaran ketakutan yang menghantui sebagian besar orang ketika Covid mulai menyebar kemana-mana


Kita khawatir, takut, atau stres, itu terjadi karena kita mengandalkan diri sendiri dan tidak memercayai Allah.


Firman Tuhan mengajarkan, “Janganlah hendaknya kamu khawatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus”.


Salah satu cara mengukur seberapa kita memercayai Tuhan adalah dengan merenungkan tingkat kepuasan dan kecukupan diri kita.


Jika saya percaya Tuhan, saya akan berpikir baik sehingga mengeluarkan perkataan yang baik. Kita percaya bahwa setiap masalah pasti ada solusinya.


Kita tetap mampu bersukacita dan merasakan damai sejahtera dari Allah meski harus bergumul dengan beberapa masalah, dan ada harapan yang belum tercapai.


Saat kita fokus kepada Tuhan, kita mendapatkan damai sejahtera Allah, kita tidak khawatir menghadapi berbagai masalah.


Ada banyak masalah yang memang tidak mampu kita selesaikan dengan kekuatan diri sendiri, tapi bisa diselesaikan karena campur tangan Tuhan.


Pikirkanlah segala sesuatu yang baik, maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai hidup kita.


Saat kita fokus ke Tuhan, kita mendapatkan damai sejahteraNya

bottom of page