top of page

RANCANGAN KEBAIKAN TUHAN




Kejadian 50:20 ‘’Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar.’’


“Enak saja dia. Setelah membuat saya menderita, sekarang dia hidup nyaman dan bahagia. Masakan saya harus mengampuninya?” Itulah pola pikir yang otomatis muncul saat kita melihat orang yang pernah menyakiti kita menikmati hidup lebih baik. Akibatnya, kita makin sakit hati dan sulit pula mengampuni.


Yusuf menampilkan pola pikir yang berbeda. Bahkan kakak-kakaknya tidak menyangka Yusuf memiliki pola pikir yang sedemikian mulia.


Tatkala kakak-kakaknya takut jika Yusuf membalas dendam atas kejahatan mereka, Yusuf justru telah mengampuni mereka.


Perkataan Yusuf yang menghibur dan menguatkan memperlihatkan betapa lapangnya hati Yusuf. Ia sadar sepenuhnya akan niat jahat kakak-kakaknya. Namun, ia meletakkan semua pengalaman pahitnya dalam kerangka rancangan Allah yang baik.


Keyakinan iman Yusuf akan pemeliharaan Allah terhadapnya, juga terhadap keluarga dan bangsanya nanti, membuat Yusuf melimpahkan kasih kepada kakak-kakaknya. Padahal kakak-kakaknya pernah melakukan perbuatan keji yang mendatangkan kesengsaraan pada Yusuf selama 13 tahun.


Apakah ada yang menyakiti hati Anda sedemikian dalam? Tentu sulit memaafkannya serta memulihkan diri dari kondisi terluka. Anda tidak dapat berjuang sendiri. Anda memerlukan Yesus.


Renungkanlah kembali kasih Yesus bagi Anda dan hidup baru yang Anda terima dari Dia. Kasih dan anugerah-Nya melampaui perlakuan jahat yang telah menimpa Anda, sehingga Anda dimampukan untuk mengampuni.


ALLAH MENGUBAH PENDERITAAN AKIBAT LUKA HATI BERKEPANJANGAN MENJADI SUKACITA DAN DAMAI SEJAHTERA MELALUI TINDAKAN PENGAMPUNAN

Comments


bottom of page