top of page

SEKERAS INTAN




Yehezkiel 3:9 “Seperti batu intan, yang lebih keras dari pada batu Kuteguhkan hatimu; janganlah takut kepada mereka dan janganlah gentar melihat mukanya, sebab mereka adalah kaum pemberontak.”


Intan adalah batu permata yang berasal dari karbon murni dalam bentuk kristal. Batuan ini terjadi karena proses kimiawi yang panjang di dalam perut bumi.


Keindahannya serta tingkat kesulitan yang tinggi untuk memperolehnya membuat intan sangat mahal.


Namun selain itu, di antara semua jajaran permata, intan adalah batu yang paling keras dan padat, sehingga dapat bertahan sangat lama dan tidak mudah rusak atau hancur.


Kerasnya intan diserupakan oleh Tuhan dengan keteguhan hati yang akan Dia karuniakan kepada Yehezkiel. Tuhan akan membuatnya kuat, tidak mudah goyah atau tawar hati.


Ia tidak akan bisa dilemahkan atau dikalahkan oleh berbagai penolakan dan penentangan. Yehezkiel adalah salah satu imam Israel yang diangkut ke dalam pembuangan Babel.


Tuhan memanggilnya untuk menyampaikan firman-Nya kepada umat-Nya yang terbuang. Firman itu berisi teguran, peringatan, ajakan kepada pertobatan, serta dahsyatnya penghukuman.


Yehezkiel berhadapan dengan umat yang berkepala batu, tegar hati, dan pemberontak. Mereka tidak menyadari bahwa dosa merekalah yang menjadikan mereka terbuang ke Babel. Mereka tetap saja membangkang kepada Tuhan serta tidak mendengarkan Dia.


Seperti Yehezkiel, Tuhan ingin kita memiliki keteguhan hati dalam membagikan firman-Nya. Tidak mudah mundur serta menyerah.


Tetapi kita harus membajakan semangat kita. Karena kita tahu bahwa kebenaran dari Allah sendirilah yang kita sampaikan. Namun hendaknya kita melakukannya dengan penuh hikmat, serta dengan motivasi yang murni, yakni dengan tetap menunjukkan kasih Tuhan.


’’Kiranya keteguhan kita menyampaikan Firman Tuhan membawa orang-orang kepada pertobatan sehingga mereka diselamatkan’’


Comentários


bottom of page