top of page

SETIA SAMPAI MATI



Wahyu 2:10 ‘’Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan.’’


Setiap orang berkunjung ke Jepang, tidak jarang menyempatkan berfoto di depan patung Hatchiko di Stasiun Shibuya, Tokyo. Hatchiko seekor anjing yang sangat setia. Menurut cerita, setiap hari ia selalu mengantar dan menjemput tuannya di Stasiun Shibuya. Suatu hari tuannya meninggal dunia di kantor. Hatchiko pun menunggu tuannya di stasiun ini sampai mati karena tuannya tidak pernah pulang lagi. Patung Hatchiko didirikan sebagai lambang kesetiaan.


Orang percaya dipanggil untuk setia. Setia kepada siapa?


Smirna dikenal sebagai kota yang sangat loyal pada pemerintahan Romawi. Sebaliknya, orang Kristen di kota itu mengalami kesulitan secara ekonomi dan berbagai macam penderitaan karena mereka menolak untuk setia dan loyal kepada Kaisar.


Mereka hanya mau tunduk kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan. Yesus meyakinkan orang percaya di Smirna bahwa Dia tahu segala penderitaan yang mereka alami.


Dia dapat turut merasakannya karena Dia pernah menderita, disalibkan, dan mati. Namun Dia bangkit kembali, hidup, dan menang.


Hanya Dialah yang dapat merasakan penderitaan orang percaya dan yang dapat memberikan kekuatan untuk melewati penderitaan itu.


Yesus berkata, "Hendaklah engkau setia sampai mati dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan."


Sebagaimana Yesus setia sampai mati di atas kayu salib, Dia mendorong orang percaya untuk setia sampai mati.


Marilah kita terus melayani Tuhan sambil mengarahkan mata kita kepada Dia karena mahkota kehidupan ada di tangan-Nya.


’’Memandang DIA yang disalibkan membangkitkan motivasi untuk setia mengikuti-Nya”


Comments


bottom of page